Yayasan Alam Melayu Sriwijaya (MALAYA)
» Jadwal Sholat Kota Palembang dan Sekitarnya
» Profil Yayasan Malaya
» Kegiatan Yayasan Malaya
» Info Hotel di kota Palembang
» Download

Yayasan Malaya adalah sebuah organisasi yang bergerak pada bidang Sosial, Budaya, dan Sejarah, Dimana pusat organisasi tersebut berpusat di Palembang Sumatra Selatan. Pada 2017, lembaga ini gencar melakukan perluasan organisasi sehingga terbentuklah di wilayah Kalimantan Barat yang berpusat di Sambas. Yayasan Malaya Cabang Sambas diketuai oleh Dr Sunandar, M.Hum, salah satu Sejarawan IAIS Sambas. Oleh karenanya, Yayasan Melayu Alam Sriwijaya (Malaya) Cabang Kabupaten Sambas menyelenggarakan seminar dengan tema “Sejarah Islamisasi Sambas : proses dan hubungannya dengan daerah lain”. Kegiatan tersebut, di laksanakan di Aula Kantor Bupati Sambas, pada Kamis (10/10/2019).
Dengan pembicara Dr. Husni Tamrin, S. Psi.,S.H.,M.H. (Pengurus Pusat MALAYA), Dr. Sunandar, M.Hum. (Ketua MALAYA Cabang Sambas), Dr. Jaelani, M.Hum (Sejarawan IAIS Sambas), Tomi, M.Hum. (Sejarawan IAIS Sambas) dan Moderator Azwar, M.IP.
Pada kesempatan itu, juga turut di tampilkan lagu-lagu daerah Sambas dan foto-foto penelitian yang telah dilaksanakan.
Seminar tersebut dibuka oleh Bupati Sambas yang diwakili Kadis Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Bapak. Drs. H. Sabhan M.Pd.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan jika pihaknya sangat senang dengan seminar-seminar seperti ini. Dia berharap semoga para penerus bisa mengungkap sejarah-sejarah yang lama.
Sementara itu, Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, yang menyempatkan diri hadir setelah melaksanakan beberapa kegiatan, ia mengaku sangat mengapresiasi seminar melayu ini.
Oleh karenanya, ia meminta masyarakat agar tidak melupakan sejarah.

Karena sejarah itu bisa saja akan berulang dan untuk itu, harus siap menghadapinya.
Sedangkan narasumber kegiatan, mengatakan sudah tergambar mengenai masuknya Islam di Sambas.
Ia katakan, Proses Islamisasinya serta peran perdagangan sebagai media pertukaran budaya serta disinggung mengenai peran penting bangsa Cina Muslim seperti Laksamana Cheng Ho dalam memperkenalkan Islam di Nusantara.
Seminar di tutup dengan sesi tanya jawab dari peserta yang terfokus pada penyelamatan benda sejarah serta pelurusan sejarah di Sambas.
Untuk diketahui, Kegiatan seminar yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses Islamisasi serta peran perdagangan sebagai media pertukaran budaya di Sambas.
Tujuan lain yang ingin dicapai dalam seminar ini ialah semoga siswa-siswa khususya SMA/MA/SMK lebih tertarik dalam kajian sejarah.

(Visited 10 times, 1 visits today)
Malaya Sambas Mengadakan Seminar Sejarah Islamisasi Sambas

Tulisan Terkait

  • Tidak Ada Tulisan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *