Yayasan Alam Melayu Sriwijaya (MALAYA)
» Jadwal Sholat Kota Palembang dan Sekitarnya
» Profil Yayasan Malaya
» Kegiatan Yayasan Malaya
» Info Hotel di kota Palembang
» Download

Kejaksaan Tinggi Sumsel, sebagai intansi penegakan hukum,beberapa tahun terakhir ini, telah melakukan gerakan penegakan hukum dibidang tindak pidana lingkungan khususnya tidak pidana kehutanan. Bahkan Kejaksaan Tinggi sumsel adalah Kejaksaan yang pertama kali yang telah mengaplikasikan UU Kehutanan No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusak Hutan.
Biasanya dalam penegakan hukum Illegal Logging di sidik oleh pihak Kepolisian atau Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan setlah pemberkasan telah rampung serta dinyatakan P21 oleh pihak Pununtut Umum (Kejaksaan) maka berkas akan di serahkan kepada Kejaksaan untuk dilakukan penuntutan sesuai dengan pelanggran dan beukti yang didapat. Namun sesuai dengan UU No.18 Tahun 2013 tersebut, pada Pasal 39 huruf b. Menyatakan penuntut Umum memiliki wewenang untuk melakukan Penyidikan lanjutan apabila penyelidikan belum lengkap. dan selanjutnya diteruskan dengan proses penuntutan.

Kepedulian Kejaksaan Tinggi Sumsel, ternyata bukan hanya sebatas melakukan penegakan hukum saja, tetapi kepedulian kejaksaan Tinggi Sumsel kepada lingkungan telah sampai kepada tahap pelestarian lingkungan hidup, hal ini ditunjukan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel Dr. Sugeng Purnomo melalui kepedulian penanaman bibit pohon hutan di sumatera selatan yang dilakukan oleh Yayasan Alam Melayu Sriwijaya (MALAYA).

Sebagaimana diketahui bahwa Ketua Yayasan Alam Melayu Sriwijaya (MALAYA) adalah seorang staff pegawai di lingkungan Kejati Sumsel, bahkan beberapa pengurus MALAYA adalah pegawai Kejati Sumsel juga. Dan salah satu program MALAYA selain kebudayaan adalah pelestarian lingkungan hidup dan penghijauan di wilayah SUMSEL melalui penanaman bibit Pohon kembali. Kegiatan penghijauan yang paling baru yang dilakukan MALAYA adalah memberikan bantuan 15.000 bibit pohon kepada Pemda Kabupaten Musi Banyuasin (Rabu/18/09/019) dan 10.000 bibit untuk Kabupaten Musibanyuasin.

Bantuan bibit pohon di Kabupaten MUBA tersebut diterima oleh Bupati MUBA yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Bpk. Drs. H.Apriyadi.MSi di ruangan kerja Sekda MUBA, dalam penerimaan ini, Sekda didampingi oleh Kepala Lingkungan Hidup dan Plt. Kadispora serta Jajaran Pengurus Ranting Pramuka di MUBA. Dalam kesempatan ini Sekda MUBA menytakan memiliki Visi dan Misi yang sama dengan MALAYA dalam pelestarian lingkungan “Pemkab MUBA sangat berterima kasih atas bantuan yang disampaikan ini, dan Insya Allah amanah ini akan disampaiakn langsung kepada masyarakat untuk dilakukan penanaman” bahkan Sekda MUBA berharap kerjasama ini dapat berlangsung terus dan terjalin dengan baik.

Untuk pemberian 10.000 bibit di Kabupaten Banyuasin. yayasan MALAYA diterima langsung Oleh Wakil Bupati Banyuasin.Bpk Slamet Sumosentono yg didampingi Kadis LH Banyuasin Ir. Syahril A.Rahman. Senin. Tgl 7 Oktkber 2019 di ruangan Kerja Wakil Bupati. Dalam kesempatan ini Pak De Slamet menyambut baik penyaluran bantuan Bibit Pohon ini karena selaras dengan visi misi Kab.Banyuasin. bahkan kedepan. Wabub akan menyiapkan kelompok kelompok masyarakat untuk dapat menerima dan menjalankan program penanaman di desa desa sekabupaten Banyuasin.

Sejalan dengan semangat kepedulian dan pelestarian alam Kejati Sumsel khususnya dalam bidang penindakan. Yaitu dalam bentuk penegakan Hukum UU No.18 Tahun 2013, Kejati Sumsel telah menerima tiga buah Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Hari Kamis Tgl.25 Juli 2019 salah satunya penghargaan Kepada Institusi Kejaksaan Tinggi Sumsel atas dedikasi dan dukungan dalam hal penegakan Hukum Lingkungan hidup serta berperan aktif dalam melakukan penyidikan lanjutan tindak pidana kehutanan sesuai dengan UU No.18 Tahun 2013 Pasal 39 huruf b mengenai pencegahan dan pemberantasan perusakan Hutan. Penghargaan ini diterima oleh Kepala Kejaksaan Dr. Sugeng Purnomo yang diwakili oleh Asisten Tindak Pidana Umum Bapak Sila Pulungan di gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta.

Mengenai rencana kedepan, Dr. Husni Tamrin selaku Ketua Yayasan menyatakan bahwa, Yayasan MALAYA akan istiqomah dalam pelestarian kebudayaan Melayu dan Pelestarian Lingkungan Hidup.dengan berusaha menjalankan program program yg hasilnya dapat langsung dirasakan masyarakat. (Malaya)

(Visited 53 times, 1 visits today)
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Mengapresiasi Program Penghijauan MALAYA di Muba dan Banyuasin

Tulisan Terkait

  • Tidak Ada Tulisan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *