Home / Sejarah Masakan / Nasi Minyak Sebuah Penganan Palembang
3 Juni, 2016

Nasi Minyak Sebuah Penganan Palembang

Posted in : Sejarah Masakan on by : makan makan

Nasi Minyak adalah makanan khas Kota Palembang, selain Pempek yang harus Anda cicipi. Di Provinsi Jambi juga ada Nasi Minyak. Bedanya, kalau nasi minyak khas Jambi disantap dengan menggunakan kuah kari. Sedangkan nasi minyak khas Sumatera Selatan hanya dimakan begitu saja dengan lauk pauknya.

Sebenarnya nasi minyak adalah nasi yang diolah dengan menggunakan minyak samin. Kalau disebut nasi minyak samin, jadinya panjang. Makanya, orang-orang Palembang hanya menyebutnya nasi minyak saja.

Dulu nasi minyak hanya disediakan setiap hari Jumat saja. Konon, Sultan Palembang sering menyantap nasi minyak ini setiap hari Jumat setelah ibadah salat Jumat dan pada saat-saat tertentu, seperti hajatan atau pesta perayaan lain di kesultanan.

Pada masa itu, nasi minyak termasuk makanan mewah, jadi tidak dikonsumsi untuk makanan sehari-hari. Hanya keluarga sultan atau tamu-tamu agung saja yang bisa mencicipi kenikmatan nasi minyak.

Untuk memilih lauk untuk dimakan dengan nasi minyak adalah malbi. Malbi adalah daging sapi yang tampilannya mirip dengan rendang Padang yang rasa rempah-rempahnya sangat terasa. Daging malbi ini dimasak manis dengan bumbu bawang merah, bawang putih, kecap dan rempah-rempah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *