» Jadwal Sholat Kota Palembang dan Sekitarnya
» Profil Yayasan Malaya
» Kegiatan Yayasan Malaya
Jadwal Imsakiyyah Ramadhan 1438 H untuk kota Palembang

Wakil Gubernur Sumsel, Ir H Ishak Mekki MM (kanan) menerima Pengurus Yayasan Alam Melayu Sriwijaya (Malaya) di ruang kerjanya, Kamis (25/2/2016) [Foto: SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ]
SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumsel Ir H Ishak Mekki MM mengatakan, pengenalan lingkungan harus dimulai sejak dini kepada anak-anak agar nantinya menjadi kebiasaan yang baik hingga mereka besar nanti.

“Kami mengharapkan Pengurus Malaya bisa membina dan mengajak anak-anak usia sekolah untuk mengenalkan program go green, sehingga bisa membudayakan bagaimana caranya menjaga lingkungan dengan benar,” ungkap Ishak saat menerima Pengurus Yayasan Alam Melayu Sriwijaya (Malaya) di ruang kerjanya, Kamis (25/2/2016).

Dalam kesempatan tersebut, mereka juga membahas masalah asap. Ishak menginginkan Malaya untuk membuat kampung yang berbasis Go Green, sehingga nantinya jika berhasil dapat ditiru oleh daerah lain.

“Buatlah suatu kampung yang peduli dengan lingkungan, sehingga nantinya masyarakat langsung sigap untuk memadampan api, karena yang tahu duluan bahwa disana ada api adalah masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, Sumsel memiliki salah satu hutan hijau yang terluas di Indonesia, disamping itu juga Sumsel memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah.

Seperti dari sektor pertambangan, pengelolaan SDA itu tidak boleh digunakan sembarangan, pasalnya akan berdampak buruk terhadap lingkungan.

Ishak menyadari benar hal tersebut, oleh karena itu diperlukan sumber energi terbarukan yang tidak berdampak buruk terhadap lingkungan.

“Kita memiliki batubara yang sangat melimpah, tetapi jika diteruskan akan berdampak buruk pada lingkungan seperti pencemaran udara. Dengan adanya Malaya semoga dapat melihat apa potensi yang dimiliki Sumsel terhadap energi terbarukan yang ramah terhadap lingkungan,” tuturnya.

Sementara Sekretaris Yayasan Malaya, Muchlis mengatakan, bertepatan dengan Hari Bumi pada 23 Maret mandatang, pihaknya akan mengadakan seminar yang bertema Energy For Life, Environment To Live, Earth Day Is Everyday yang dibalut dengan unsur kebudayaan yang akan mengundang Wagub Sumsel, Rektor Unsri, PLN, Pertamina, serta perwakilan lingkungan hidup dari Australia dan Amerika Serikat.

“Kami akan membahas tentang energi terbarukan, lingungan hidup, dan tentunya yang berlandaskan kebudayaan, karena Sriwijaya merupakan akar dari kebudayaan melayu yang ada di Nusantara. Kegiatan ini akan diadakan di Aula Pasca Sarjana Unsri Bukit Besar Palembang,” ungkap Muchlis.

***Sumber: Sriwijaya Post online

• telah dilihat 59 kali • total 1 kunjungan untuk hari ini •
Wakil Gubernur Sumsel Minta Masyarakat Bangun Kampung Berbasis ‘Go Green’

Tulisan Terkait

Tag pada:            

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *