» Jadwal Sholat Kota Palembang dan Sekitarnya
» Profil Yayasan Malaya
» Kegiatan Yayasan Malaya
Jadwal Imsakiyyah Ramadhan 1438 H untuk kota Palembang

Bismillah kami memulai.
Sujud kami kepada Allah.
Salam kami kepada Rasulallah.
Kasih iring kami wahai leluhur.

Bersama menganak Musi.
Bersama mengiring mendung.
Berteman sholawat dan takbir.
Kami melangkah mengayuh …
Menjemput dan menyambut Tuah Mu Ilahi

Mengulang ritual budaya Melayu di tahun sebelumnya, Yayasan Alam Melayu Sriwijaya (MALAYA) kembali mengadakan ritual budaya Melayu dalam suatu rangkaian ritual budaya Sambut Tuah Sungai di perairan Sungai Musi, Palembang. Ritual Sambut Tuah Sungai ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 Januari 2016, sebagai bagian program Yayasan Malaya tahun 2016 di bidang kebudayaan, sekaligus menjaga dan melestarikan tradisi adat budaya Melayu yang diwariskan dari nenek moyang sebagai suatu kearifan lokal dan pengingat bagi generasi mendatang.

Secara umum, ritual Sambut Tuah Sungai ini dimaksudkan untuk menyelaraskan energi yang terdapat di oleh alam semesta (natural energy) dengan energi manusia sebagai bagian dari alam dan bentuk lain dari doa agar terbangunnya energi positif untuk masyarakat kota Palembang khususnya dan bangsa Indonesia umumnya, yang disucikan melalui simbol air dan sungai.

Ritual Sambut Tuah Sungai ini melibatkan seluruh pengurus dan anggota Yayasan Alam Melayu Siwijaya yang dipimpin langsung oleh pemerhati budaya dan adat Melayu sekaligus Ketua Yayasan Alam Melayu Sriwijaya (MALAYA) Tuanku Cahaya Penghulu Bathara Semar Malaya.

sts-tcp
Tuanku Cahaya Penghulu Bathara Semar Malaya

Beberapa perlengkapan dan syarat yang disiapkan untuk kelancaran proses ritual Sambut Tuah Sungai adalah sebagai berikut:

  • Batok kelapa
  • Bunga setaman
  • Limau purut
  • Kayu manis
  • Pala
  • Kayu Gaharu
  • Tampah
  • Kemenyan/garu
  • Kopi
  • Kendi tanah
  • Dogan
  • Sirih lengkap
  • Panji (warna merah, kuning dan hijau)
  • Jubah warna kuning untuk pawang dan jubah putih untuk pendulang
  • Gendang/terbangan

null

Rapat koordinasi Persiapan Sambut Tuah Sungai di sekretariat Yayasan Malaya

Sebagai titik awal berkumpul bagi peserta Sambut Tuah Sungai ditetapkan di Ampera Convention Centre (ACC), Benteng Kuto Besak, Palembang sekitar pukul 06.00 WIB. Setelah terkumpul peserta dan kapal/perahu ketek yang disewa sudah siap di dermaga ACC, Benteng Kuto Besak, syarat yang sudah disiapkan sebelumnya segera dibawa ke kapal/perahu ketek. Ada 4 (empat) buah perahu ketek yang kami sewa yang dikelompokkan menjadi 2 (dua) buah perahu untuk pawang, satu untuk pendulang dan satu untuk tim dokumentasi dan perlengkapan. Masing-masing tim bekerja menurut susunan yang sudah ditetapkan.

null

sts-persiapan
23 Januari 2016 | Persiapan perahu ketek Sambut Tuah Sungai

Setelah semua perlengkapan dan persyaratan di perahu ketek siap, sekitar pukul 07.00 WIB, secara resmi ritual Sambut Tuah Sungai dimulai yang dibuka dengan pembacaan doa bersama oleh Ketua Yayasan Malaya. Cuaca mendung pun mengiringi kami melaksanakan ritual Sambut Tuah Sungai. Bismillahi majrooha wamursaaha.

sts-doapembuka
23 Januari 2016 | Penjelasan singkat dilanjutkan doa pembuka oleh Ketua Yayasan Malaya sebelum memulai ritual budaya Sambut Tuah Sungai
sts-pawang
Tuanku Cahaya Penghulu dan sang pawang

Ritual berlanjut dengan doa dan salam pembuka oleh Tuanku Cahaya Penghulu kepada sang pawang dan seluruh unsur yang terkait dengan proses ritual Sambut Tuah Sungai. Selepas ini, perahu pun mulai bergerak meninggalkan dermaga menuju rute yang sudah ditetapkan. Rute tempuh susur sungai dimulai dari dermaga Benteng Kuto Besak menuju Jembatan Musi 2, Gandus. Dari kawasan Jembatan Musi 2 ini, perahu berputar arah dengan tujuan Kompleks Makam Bagus Kuning, Plaju. Dari kawasan Bagus Kuning, perahu kembali memutar arah untuk kembali menuju dermaga Benteng Kuto Besak. Seluruh proses ritual susur sungai ini, diiringi dengan pembacaan surah Yaa-Siin, zikir tarekat dan sholawat oleh peserta yang hadir.

23 Januari 2016  |  Sambut Tuah Sungai  |  Membuka pintu alam semesta
sts-salam sts-pintusemesta

Salam halai si guru sakti
Dari ku si anak ibuku …

Doa dan salam pembuka kami panjatkan

     

Pembacaan surah Yaa-Siin

sts-perahu

null

null
23 Januari 2016 | Menyusuri Sungai Musi pada Sambut Tuah Sungai
sts-sangpawang
23 Januari 2016 | Bismillahi allahu akbar, menjemput berkah sang pemilik tuah

null

Susur sungai Musi berakhir di dermaga ACC Benteng Kuto Besak yang diiringi pembacaan surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas ketika waktu menunjukkan pukul 10.00 WIB. Selepas ini semua, seluruh peserta yang hadir berkumpul kembali di dermaga untuk pembacaan doa penutup.

23 Januari 2016  |  Susur sungai Musi dalam rangakaian ritual Sambut Tuah Sungai di tahun 2016
sts-susursungai sts-susursungai1
sts-susursungaiampera sts-susursungaimusi2
sts-susursungai2 sts-susursungai3

Kami si anak cucu Adam
Duduk di batu hitam bersila
Air musi mengalir didalam badan
Akar Siguntang awal kami ber-jiwa

null null
null null

Pantang larang dalam ritual Sambut Tuah Sungai yang harus ditaati peserta adalah:

  • Tidak boleh beludah selama proses ritual
  • Tidak boleh mencelupkan kaki ke air selamo proses ritual
  • Tidak boleh membuang sampah ke sungai kecuali syarat
  • Tidak boleh bercanda dan tertawa

Selesai ritual Sambut Tuah Sungai, rombongan melanjutkan ritual ziarah ke Bukit Siguntang. Sebagaimana diketahui bahwa di kompleks pemakaman Bukit Siguntang ini terdapat makam-makam yang diyakini sebagai orang besar pada zamannya, yaitu makam Raja Iskandar Syah Segentar Alam, Putri Kembang Dadar, Putri Rambut Selako, Panglima Bagus Kuning, Panglima Bagus Karang, Panglima Tuan Djunjungan dan Panglima Batu Api. Bukit Siguntang oleh sebagian masyarakat, terutama masyarakat Melayu di Sumatera dan Semenanjung Tanah Melayu, dianggap suci karena merupakan ‘punden’-nya orang-orang Melayu. Ritual ziarah di Bukit Siguntang diisi dengan pembacaan surah Yaa-Siin, zikir tarekat dan doa penutup.

Seluruh rangkaian ritual Sambut Tuah Sungai ini ditutup dengan santap siang bersama seluruh peserta yang hadir. Alhamdulillah. Barokallahu

23 Januari 2016 | Ziarah ke Bukit Siguntang setelah melakukan ritual budaya Sambut Tuah Sungai
sts-siguntangs sts-siguntangdoa

null

null
23 Januari 2016 | Menutup ritual Sambut Tuah Sungai dengan ziarah ke Bukit Siguntang
null
23 Januari 2016 | Santap siang selepas ritual Sambut Tuah Sungai
sts-bersama
23 Januari 2016 | Yayasan Malaya foto bersama di depan makam Raja Iskandar Syah Segentar Alam di Bukit Siguntang setelah melakukan ritual budaya Sambut Tuah Sungai

Wallahu a’lam

• telah dilihat 727 kali • total 3 kunjungan untuk hari ini •
Sambut Tuah Sungai Tahun 2016

Tulisan Terkait

Satu gagasan untuk “Sambut Tuah Sungai Tahun 2016

  • 25 Januari 2016 pukul 14:25
    Permalink

    Alhamdulillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *