Selamat Tahun Baru Hijriyah - 1 Muharrom 1439 H
» Jadwal Sholat Kota Palembang dan Sekitarnya
» Profil Yayasan Malaya
» Kegiatan Yayasan Malaya
---------- Malam Seni dan Budaya Besemah Pagaralam 2017 ----------

Jenis tanaman rumahan berikut merupakan jenis tanaman yang paling efektif untuk membersihkan udara di sekitar rumah kita, berdasarkan dokumen hasil riset NASA dan Dr.Wolverton, yang kami kutip dari Air Purifier Reviewsite. Tingkat efektifitas jenis tanaman diurutkan berdasarkan nomor urut.

1. Palem Kuning atau Areca Palm Tree (Chrysalidocarpus lutescens, Dypsis lutescens)

Pohon Palem Kuning merupakan tanaman yang paling bagus untuk menghilangkan formaldehyde dan juga sebagai air humidifier, dengan kemampuan menghilangkan senyawa beracun yang baik. Pohon ini memiliki jumlah batang dan daun kipas yang banyak. Sangat mudah untuk mengurusnya juga sangat tahan terhadap hama. Biasanya tanaman ini dirancang untuk dekorasi ruangan. Pohon palem jenis ini dapat ditempatkan di dalam ruangan dengan suplai cahaya matahari yang cukup. Oleh karena itu, lokasi terbaik untuk menempatkan pohon ini adalah di dekat jendela atau pintu.

2. Palem Waregu atau Lady Palm (Rhapis excelsa)

Merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan kemampuan hidup yang lama, mampu beradaptasi di cuaca kering dan lembab. Sangat efektif menghilangkan kandungan formaldehyde yang terkandung di udara. Biasanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias indoor maupun tanaman hias outdoor.

3. Palem bambu atau Bamboo Palm (Chamaedorea seifrizii)

Juga disebut “buluh sawit”, palem ini lebih suka cahaya terang tidak langsung. Tanaman ini suka tinggal di tempat lembab, tetapi tidak suka disiram berlebihan atau tergenang air.

4. Tanaman Karet atau Rubber Plant (Ficus robusta)

Tumbuh dengan sangat baik di dalam ruangan, lebih suka pencahayaan matahari yang sedang. Hindari sinar matahari langsung, terutama di musim panas. Efektif menghilangkan formaldehida kimia dari udara.

5. Janet Craig (Dracaena deremensis)

Tanaman ini merupakan salah satu yang paling efektif menghilangkan trichloroethylene dari udara, yang merupakan bahan kimia yang biasa dipancarkan oleh mesin fotokopi, pernis dan minyak. Mudah tumbuh dan perawatannya, dan sangat bagus jika diterangi sinar matahari tidak langsung. Dapat beradaptasi dengan tingkat pencahayaan yang lebih rendah jika air berkurang. Usahakan supaya tanahnya tetap basah dan kabuti sesering mungkin dengan air hangat.

6. English Ivy (Hedera helix)

Studi-studi awal mengenai tanaman ini mengindikasikan bahwa ia memiliki kandungan yang dapat berfungsi sebagai anti-cancer maupun anti-oksidan. English Ivy terkenal menyerap polutan. Ia berguna bagi penderita asma dan alergi terhadap debu dan bulu halus serta dapat membantu mengurangi stress.

7. Palem Kurma atau Date Palm Tree (Phoenix roebelinii)

Tanaman ini toleran terhadap kekeringan dan berumur panjang. Berhati-hati karena memiliki jarum tajam seperti duri di dekat pangkal batang daunnya.

8. Ficus Alii (Ficus macleilandii)

Tanaman ini yang mudah tumbuh di dalam ruangan, dan penolak serangga. Lebih menyukai lingkungan yang lembab dan cahaya rendah hingga sedang ketika tumbuh di dalam ruangan. Tanaman ini tidak boleh ditempatkan di dekat pemanas atau ventilasi udara karena ini dapat menyebabkan hilangnya daun.

9. Pakis atau Boston Fern (Nephrolepis exalta)

Lebih menyukai sinar matahari langsung cerah. Jaga agar tanah basah dan semprot dengan air hangat. Tanaman ini rentan terhadap tungau laba-laba dan lalat, namun dapat dikontrol menggunakan semprotan air sabun.

10. Peace Lily (Spathiphyllum sp.)

Sangat baik sebagai penghilang bahan kimia di dalam ruangan, seperti formaldehida, benzena dan trichloroethylene. Juga dapat memerangi toluena dan xilena. Tanaman ini tidak perlu perawatan khusus. Lebih suka sinar matahari langsung dan kelembaban yang tinggi. Untuk hasil terbaik, tanaman ini harus benar-benar basah.

11. Lidah Buaya (Aloe vera)

Manfaat Aloe vera cukup beragam, mulai dari pembersih udara hingga mengobati bisul, memar pada kulit, rambut rontok, hingga wasir dan radang tenggorokan.

12. Spider Plant (Chlorophytum comosum)

Dibalik tampilan luar yang memikat, tanaman ini mempunyai kemampuan menyerap karbonmonoksida dan nitrogen oksida. Ini zat yang tidak berwarna dan tidak berasa, tapi berbahaya bagi tubuh kita. Biasanya, karbonmonoksida datang ke rumah Anda lantaran ventilasi yang buruk, serta kurangnya perawatan atau kesalahan pemasangan alat-alat yang berhubungan dengan gas, arang, maupun kayu.

13. Bunga Krisan (Chrysanthemum)

Tanaman ini banyak digunakan dalam ramuan-ramuan tradisional di Cina dan Jepang. Jika ada perokok di rumah Anda, tanaman ini yang akan menangkap racunnya.

14. Heartleaf Philodendron (Philodendron oxycardium)

Bentuk daunnya menyerupai daun sirih, ada yang mempunyai corak warna kekuningan di bagian serat daunnya atau berwarna hijau kekuningan. Ada yang menyerupai jari-jari atau seperti kuping gajah. Meskipun daunnya beracun, namun kemampuannya dalam menyerap hampir semua jenis polutan di udara tidak diragukan lagi.

15. Lidah Mertua atau Snake Plants (Sansevieria trifasciata)

Tanaman ini sangat mudah perawatannya dan dapat tumbuh dimana saja, bahkan untuk kondisi yang kurang pencahayaan.

Wallahu a’lam

• telah dilihat 319 kali • total 2 kunjungan untuk hari ini •
Tanaman Pembersih Udara Hasil Riset NASA

Tulisan Terkait

Tag pada:        

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *