Yayasan Alam Melayu Sriwijaya (MALAYA)
» Jadwal Sholat Kota Palembang dan Sekitarnya
» Profil Yayasan Malaya
» Kegiatan Yayasan Malaya
» Download
--------------------

Catatan Redaksi
Kunjungan Kerja Menko Polhukam ke Sumatera Selatan

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) kembali melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Selatan, sebagai lanjutan dari kunjungan kerja sebelumnya, atas usul dari sukarelawan SIKAP dari Yayasan Malaya, dengan salah satu agenda utamanya adalah peninjauan lokasi kebakaran hutan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Kunjungan kerja kali ini dihadiri oleh Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) Luhut B. Pandjaitan, Menteri LH dan Kehutanan Ibu Siti Nurbaya Bakar, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti, Kepala BNPB Bapak Willem Rampangilei, sejumlah staf unsur pemerintahan, unsur muspida dan pihak-pihak yang terkait dengan kegiatan ini.

Selain agenda utama peninjauan lokasi kebakaran hutan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, dijadwalkan juga kunjungan, dialog dan pemberian bantuan untuk SDN 155 Talang Jambe, Palembang.

Pagi ini, Selasa, 20 Oktober 2015, hingga pukul 10.00 WIB, udara kota Palembang sedikit lebih bersahabat dari hari-hari sebelumnya, dengan nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) untuk partikel debu PM10 berturut-turut sebesar 396,56 ugram/m3; 38,89 ugram/m3; 261,57 ugram/m3 dan 346,84 ugram/m3 pada pukul 07.00; 08.00; 09.00 dan 10.00 WIB.

Sekitar pukul 09.00 WIB, rombongan Menko Polhukam dari Jakarta tiba Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, disambut oleh unsur muspida Provinsi Sumsel dan Pemprov Palembang.

kunker1

Dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi seluruh unsur terkait yang dipimpin oleh Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) Luhut B. Pandjaitan. Rapat koordinasi kali ini, khusus menyoroti titik hotspot yang meningkat dan meluas dan perkiraan hujan yang kemungkinan baru turun pada bulan Desember 2015 mendatang. Dinyatakan juga bahwa penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan akan tetap dilanjutkan ke meja hukum. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa dalam menegakkan hukum, pihaknya bekerja akan sama dengan Polri dan Menteri Lingkungan Kidup.

“Yang jelas, kasus itu terus dikembangkan supaya pembakar hutan dan lahan tidak ada lagi”, ujar Menko Polhukam ketika berkunjung ke Palembang, Selasa (20/10/2015). Bahkan, lanjut beliau, pihaknya akan terus mengevaluasi perkembangan kasus pembakaran hutan dan lahan tersebut.

kunker7
Rapat Koordinasi seluruh unsur terkait yang dipimpin oleh Menko Polhukam

Dalam menangani kabut asap sekarang ini, pemerintah juga akan menerima bantuan pesawat dari luar negeri. Bahkan, lanjut Menko Polhukam, malam nanti akan datang dua pesawat water bombing dari Rusia dengan kapasitas angkut air sebesar 12.000 liter.

“Mudah-mudahan pemadaman semakin maksimal dengan adanya pesawat Rusia tersebut,” ucap Menko Polhukam.

Sejalan dengan itu, Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengatakan bahwa pihaknya memang terus mengembangkan kasus yang melibatkan pelaku pembakar hutan dan lahan.

“Ada ratusan laporan yang masuk dugaan pembakar hutan dan lahan se-Indonesia dan itu terus diselidiki serta dikembangkan,” ujar dia.

Sementara itu, Panglima TNI mengatakan bahwa akan ada penghargaan untuk prajurit yang terbukti berprestasi dalam dedikasinya memadamkan api karhutla.

“Dikhawatirkan kemarau bisa berkepanjangan sampai ke bulan Januari 2015, akibat akumulasi asap ayang menghalangi terbentukny awan”, demikian seperti diuangkapkan oleh Kepala BMKG Kota Palembang.

Sementara itu, Menteri LH dan Kehutanan mengatakan bahwa Manggala Agni akan terus berusaha memadamkan api yang merambah ke taman nasional, meskipun ada beberapa lokasi yang tidak bisa dijangkau. “Kita juga lagi mengevaluasi izin-izin para pemilik konsesi”.

Selepas rapat koordinasi, dilanjutkan dengan kunjungan ke SDN 155 Talang Jambe, Palembang. Hal ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada anak-anak korban terpapar kabut asap dan meminta pemerintah di daerah untuk sungguh-sungguh memperhatikan kesehatan anak-anak korban asap.

kunker2
Menko Polhukam disambut oleh siswa SDN 155 Talang Jambe

Menko Polhukam berkenan menyampaikan kata sambutan di hadapan para guru dan siswa SDN 155 Talang Jambe. “Tidak ada hambatan yang bisa menghalang-halangi cita-cita kalian. Kasih tahu orang-orang jangan lagi bakar lahan. Kalian bisa jadi apa saja dan yang penting jadilah orang pintar dan baik hati, karena banyak orang pintar namun tidak ada hati, kalian jangan seperti itu. Rajin-rajinlah belajar agar otaknya bagus, hatinya bagus”. Demikian sepenggal pesan Menko Polhukam kepada siswa SDN 155 Talang Jambe.

kunker4
Menteri LH dan Kehutanan Ibu Siti Nurbaya Bakar menyerahkan bantuan untuk SDN 155 Palembang
kunker5
Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) Luhut B. Pandjaitan menyerahkan bantuan untuk SDN 155 Talang Jambe

Rangkaian kegiatan di SDN 155 ditutup dengan pemberian bantuan berupa masker, buku cerita, beragam alat permaianan dan penunjang kegiatan sekolah lainnya, yang secara simbolis, diserahkan oleh Menteri LH dan Kehutanan Ibu Siti Nurbaya Bakar dan Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) Luhut B. Pandjaitan.

kunker6
Sukarelawan dari Yayasan Malaya dan STIE APRIN berfoto bersama Panglima TNI dan Kapolri

Dalam kesempatan ini, Menko Polhukam Luhut Panjaitan berterimakasih kepada sukarelawan, yang telah bekerja keras membantu anak-anak korban asap. Kapolri dan Panglima TNI pun juga merasa senang dengan hal ini dan mengajak para sukarelawan dari Yayasan Malaya dan STIE APRIN untuk berfoto bersama.

Kegiatan dilanjutkan dengan Peninjauan Lokasi Kebakaran Hutan di Ogan Komering Ilir dengan menggunakan helikopter. Sekitar pukul 11.15 WIB, Menko Polhukam dan rombongan mulai bergerak menggunakan helikopter menuju lokasi yang dituju. Namun sayang, rancana ini terhalang oleh tingginya kepekatan asap dengan jarak pandang hanya 5 meter di udara wilayah Mesuji, Ogan Komering Ilir. Rombongan berbalik arah menuju Kabupaten Banyuasin, selanjutnya memutari ke pantai timur untuk mencari jalan alternatif dari arah Muntok, Bangka. Namun rombongan pun dihadang pekatnya kabut asap. Akhirnya diputuskan untuk kembali ke bandara SMB II, Palembang.***zul/malaya.or.id

Wallahu a’lam

Beginilah penampakan kota Palembang dari udara (20/10/2015)
Beginilah penampakan kota Palembang dari udara (20/10/2015)
_padamkan api karhutla, selamatkan generasi bangsa dan ekosistem_
• telah dilihat 236 kali • total 1 kunjungan untuk hari ini •
Padamkan Api Karhutla, Selamatkan Generasi Bangsa dan Ekosistem

Tulisan Terkait

Tag pada:        

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *