Selamat Tahun Baru Hijriyah - 1 Muharrom 1439 H
» Jadwal Sholat Kota Palembang dan Sekitarnya
» Profil Yayasan Malaya
» Kegiatan Yayasan Malaya
---------- Malam Seni dan Budaya Besemah Pagaralam 2017 ----------

Bismillah …
Sebagai sebuah yayasan yang terletak di kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, tak salah apabila kami merupakan salah satu bagian sistem yang memberikan perhatian penuh pada kejadian kabut asap, yang sudah melanda pulau Sumatera dan Kalimantan tak kurang dari tiga bulan, sebagai akibat dari dibakarnya hutan dan lahan di tanah Melayu.

Sampai saat ini pun, api yang membakar hutan dan lahan belum juga mati, bahkan terus hidup dan hidup, memberikan asap, emisi, bahkan keburukan dan mudhorot yang tersebar luas. Jambi, Riau, bahkan negara tetangga kita Singapura dan Malaysia, merupakan contoh wilayah yang ikut merasakan akibat dari dibakarnya hutan dan lahan di tanah Melayu.

Dari lubuk hati terdalam, kami pun haturkan permohonan maaf, atas dampak buruk yang tersebar dari kejadian ini.

Berikut kami nukilkan beberapa hal yang terkait dengan penanganan bahaya kabut asap, yang dipublikasikan oleh doctorshare.org, diantaranya:

  • Pemberian antioksidan (vitamin dan buah-buahan)
  • Memakai masker dan kacamata/googles. Untuk keadaan darurat, dapat menggunakan sapu tangan yang dibasahi dengan air (kain lembab), agar partikel-partikel asap tidak terhirup dan mengurangi panas dari udara yang dihirup
  • Membuat Sistem Jejaring (Posko). Posko rujukan sebaiknya dipilih tempat yang dinilai memiliki kualitas udara lebih baik dari daerah sekitarnya, ruang dengan penerangan cukup dan sirkulasi udara yang baik, serta tersedia alat bantu napas dan oksigen.

Tanda-tanda bahaya yang perlu diperhatiakn pada anak-anak yang terkena dampak kabut asap:

  1. Batuk
  2. Sesak
  3. Rhinitis / pilek
  4. Tampak lebih lemas

Pertolongan pertama yang berkaitan dengan saluran pernapasan:

  1. Evakuasi pasien ke posko terdekat/lokasi dengan udara yang lebih bersih dan ventilasi lebih baik
  2. Bebaskan jalan napas, baringkan pasien dalam posisi terlentang, menengadahkan kepala pasien dan longgarkan pakaian yang dikenakan
  3. Memberikan oksigen dengan selang oksigen dengan aliran 2-3 liter/menit
  4. Pesiapkan transportasi pasien ke tempat layanan kesehatan yang lebih lengkap (Puskesmas/Rumah Sakit)

Wallahu a’lam

• telah dilihat 116 kali • total 1 kunjungan untuk hari ini •
Penanganan Bahaya Kabut Asap

Tulisan Terkait

Tag pada:    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *