Selamat Tahun Baru Hijriyah - 1 Muharrom 1439 H
» Jadwal Sholat Kota Palembang dan Sekitarnya
» Profil Yayasan Malaya
» Kegiatan Yayasan Malaya
---------- Malam Seni dan Budaya Besemah Pagaralam 2017 ----------

Sebagian ahli bijak berkata, aku mencari sepuluh hal pada sepuluh tempat, ternyata aku memperolehnya pada sepuluh tempat yang lain yaitu:

  1. Aku mencari ketinggian derajat dalam kesombongan, tetapi aku menemukannya dalam ketawadhu’an
  2. Aku mencari puncak ibadah dalam shalat, ternyata aku menemukannya dalam sifat wara’
  3. Aku mencari kesenangan dalam menumpuk-numpuk harta, tetapi aku menemukannya dalan zuhud (hidup sederhana)
  4. Aku mencari pelita hati dalam shalat pada siang hari, ternyata aku menemukannya dalam shalat Tahajjud pada malam hari
  5. Aku mencari cahaya (penerang) untuk hari kiamat dalam kedermawanan dan kemurahan hati, ternyata aku menemukannya dalam kehausan pada saat puasa
  6. Aku mencari kemudahan untuk melintasi shirath dengan cara berkurban, ternyata aku menemukannya dalam shadaqah
  7. Aku mencari keselamatan dari siksa neraka dalam hal yang diperbolehkan, ternyata aku mendapatkannya dengan menghindari keinginan hawa nafsu
  8. Aku mencari kecintaan terhadap Allah dengan cara meninggalkan keduniaan, ternyata aku menemukannya dalam berdzikir
  9. Aku mencari kesentosaan dalam bergaul dengan masyarakat, ternyata aku menemukannya dalam ‘uzlah
  10. Aku mencari cahaya hati dalam berbagai nasihat dan membaca Al-Quran, ternyata aku menemukannya dalam bertafakkur dan menangis di hadapan Allah (di akhir malam)

Mengenai keutamaan shalat Tahajjud, Rasulullah SAW bersabda, “Sedekat-dekat Tuhan dengan hamba-Nya adalah pada sepertiga malam yang terakhir. Jika kalian mampu menjadi orang yang bisa berdzikir kepada Allah pada saat itu, silahkan engkau lakukan.” (HR. Tirmidzi, Nasa’i dan Hakim)

“Shalat sunnah dua rakaat yang dikerjakan oleh anak Adam pada sepertiga malam yang terakhir itu lebih baik baginya daripada dunia seisinya. Jika tidak khawatir akan memberatkan umatku, niscaya akan aku wajibkan hal itu kepada mereka.” (HR. Ibnu Nashr)

Berkaitan dengan keutamaan puasa, Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang dinamakan ‘Ar-Rayyan’ sebagai tempat masuk khusus bagi mereka yang suka berpuasa, dan tidak seorang pun selain mereka yang diizinkan masuk melewati pintu tersebut. Ketika ditanyakan, ‘Di manakah orang-orang yang suka berpuasa?’ mereka berdiri. Tak ada seorang pun yang bisa masuk melalui pintu itu selain mereka. Apabilka mereka sudah masuk semua, maka pintu itu dikunci. Dengan demikian, tidak ada seorang pun yang bisa masuk dari pintu tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Sahl bin Sa’d)

“Tidak ada seorang hamba yang berpuasa sewaktu berperang di jalan Allah, kecuali Allah akan menjauhkan dia dari api neraka sejauh 70 tahun perjalanan.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Sa’id)

Bekaitan dengan keutamaan dzikir, Nabi SAW bersabda, “Dzikir itu lebih baik daripada shadaqah (sunnah), juga lebih baik daripada puasa.” (HR. Abu Syaikh dan Abu Hurairah)

Wallahua’lam
***Dinukil dari kitab Nashaihul Ibad karya Imam Nawawi al-Bantani

• telah dilihat 87 kali • total 1 kunjungan untuk hari ini •
Sepuluh Hal Tempat Sepuluh Hal Lainnya Berada

Tulisan Terkait

Tag pada:                        

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *