» Jadwal Sholat Kota Palembang dan Sekitarnya
» Profil Yayasan Malaya
» Kegiatan Yayasan Malaya
Jadwal Imsakiyyah Ramadhan 1438 H untuk kota Palembang

Orang yang pertama mendapatkan penyakit ahmar (angin ahmar atau penyakit stroke) adalah dari Nabi Sulaiman AS, karena beliau sudah membuat Allaah SWT murka sampai mendatangkan Ahmar untuk memberi peringatan dan hukuman langsung dari Allaah Swt tanpa ada pelantara.

Siapa yang tidak kenal dengan Nabi Sulaiman AS. Dia adalah raja dari segala raja pada saat itu. Karena segala jin tunduk, angin tunduk, manusia tunduk dan malaikat tunduk di bawah kerajaan Nabi Sulaiman AS. Karena semuanya tunduk, Nabi Sulaiman pernah berucap tanpa sadar yang membuat Allaah SWT murka. Inilah ucapan Nabi Sulaiman, “Adakah makhluk yang lebih hebat daripada aku.”

Walau kata-kata ini sedikit, tetapi mencabar Tuhan. Kekuasaan Allaah Yang Maha Besar dan Allaah SWT mengutus hambanya Ahmar, seorang hamba Allaah dari golongan Jin Ifrit yang sangat kuat, untuk masuk ke dalam tubuh Nabi Sulaiman AS, ketika beliau sedang tidur pulas. Serta merta badan Nabi Sulaiman AS menjadi tidak dapat bergerak kaku, kejang dan menggelur ke seluruh badan. Nabi Sulaiman AS menjadi tidak dapat bergerak, hanya mata saja yang dapat berkedip dan melihat seperti biasa.

Karena Nabi Sulaiman AS adalah seorang raja yang sedang sakit, maka seluruh bawahannya dari bangsa jin, malaikat, hewan dan manusia mencari penyebabnya; apa yang terjadi pada Nabi Sulaiman AS. Karena tidak ada jawaban, maka Nabi Sulaiman AS memohon petunjuk dan memohon ampun pada Allaah SWT atas segala kata-katanya yang sadar atau pun tidak sadar sehingga membuat kemurkaan Allaah SWT.

Setelah selesai berdo’a memohon ampun kepada Allaah SWT, maka saat itu juga keluarlah dari badan Nabi Sulaiman AS satu tubuh yang sangat besar sehingga Nabi Sulaiman sangat ketakutan, dan setelah keluar maka badan Nabi Sulaiman AS pulih seperti biasa dan dapat duduk seperti sedia kala. Dan makhluk itu pun berkata, “Ampun baginda Sulaiman, aku Ahmar dari golongan jin ifrit. Aku datang karena diutus Allaah SWT yang membuat Baginda Sulaiman sakit. Baginda Sulaiman telah mencabar/lancang atau sombong terhadap Allaah SWT.”

Nabi Sulaiman terdiam dan berkata, ”Wahai Ahmar, aku mencabar/lancang apa dengan Allaah SWT?” Maka Ahmar menjawab, “Adakah makhluk yang hebat daripada aku”. Serta merta Nabi Sulaiman AS menangis dan memohon ampun atas segala kesalahannya, kelalainnya, atas semua perkataannya yang sengaja atau tidak sengaja kepada Allaah SWT dan sekalian makhluk alam ini, karena ia nya telah sombong, ego, bangga diri, lalai, tidak ingat, takabur dan congkak atas nikmat dan amanah kekuasaan yang sedikit yang telah diberikan Allaah SWT padanya.

Jadi, kenapa orang banyak terkena penyakit angin Ahmar atau stroke? Karena mungkin seseorang itu terlalu bangga dan sombong atas amalannya, ilmunya, shalatnya, puasanya, ibadahnya, dzikirnya, kekayaannya, pangkat dan derajatnya. Mereka lalai dan lupa akan bersyukur atas nikmat Allaah SWT.

Rata-rata mereka yang banyak terkena penyakit Ahmar atau stroke adalah;

  1. Para pemimpin atau pembesar yang dholim.
  2. Pejabat-pejabat negara yang korup/memakan dan memeras keringat rakyat kecil
  3. Para ulama su’u yaitu ulama yang menjual akhirat, ulama yang menjual agama demi pangkat dan kekayaan di dunia
  4. Istri yang durhaka kepada suami
  5. Anak yang durhaka kepada orangtuanya

Tetapi banyak juga yang terkena penyakit ahmar yaitu orang-orang yang suka selalu menuduh dan menghukum orang lain kafir, sesat, syirik, kurapat, ilmu sesat. Orang-orang inilah yang akan didekati Ahmar (sang jin ifrit pembuat sakit stroke), karena mengambil kerjaan Allaah SWT atau kewenangan Allaah SWT. Karena menghukumi itu merupakan kewenangan Allaah SWT, bukan wewenang manusia. Manusia hanya boleh ingat mengingatkan, karena Baginda Rosulullaah SAW hanya mengingatkan bukan menghukumi.

Yaa Allaah Yaa Rohmaan Yaa Rohiim.Yaa Zal Zalali Wal Ikrom. Jauhkanlah dari hambamu ini dari sifat-sifat buruk dan ampunilah atas segala dosa hambamu ini. Aamiin. Yaa Rabbal’alamiin.***

***Disadur dari sebuah tulisan Syeikh Wihdatul Wujud

• telah dilihat 957 kali • total 2 kunjungan untuk hari ini •
Kisah Nabi Sulaiman dan Ahmar

Tulisan Terkait

Tag pada:                    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *